Jumat, 29 Desember 2017

HERBASTAMIN 087765430116


Perokok dan kualitas sperma rendah? Ini solusinya.
💕12 Manfaat yang terdapat di dalam HERBASTAMIN :
1. Herbastamin Nasa dapat mengencangkan kulit & otot pada bagian alat Mr.P.
2. Herbastamin Nasa dapat Menguatkan paru-paru dan afrodisiak.
3. Herbastamin Nasa dapat Meningkatkan vitalitas tubuh dan daya seksual.
4. Herbastamin Nasa dapat Meningkatkan libido.
5. Herbastamin Nasa dapat Meningkatkan hormon testosterone yang terdapat pada pria.
6. Herbastamin Nasa dapat Meningkatkan jumlah spermatozoidpria
7. Herbastamin Nasa dapat menambah stamina dan daya tubuh pria
8. Herbastamin Nasa dapat Menunjang gairah seksual pada pri.
9. Herbastamin Nasa dapat Membantu menyembuhkan disfungsi ereksi dan meningkatkan jumlah sperma yang lebih banyak dan berkualitas.
10. Herbastamin Nasa dapat Memperlancar sirkulasi darah yang terganggu.
11. Herbastamin Nasa dapat Meningkatkan kadar testosteron & mempertahankannya.
12. Herbastamin Nasa dapat Mengencangkan kulit dan otot Mr.P
Herbastamin NASA khusus pria dewasa
Untuk stamina pria, memperbaiki sperma dan ketahanan tubuh pria
Biar gak gampang sakit dan capek
Info dan pemesanan silahkan inbox,atau hubungi kami di:
wa:087765430116
pin bbm: 5C54D630

Rabu, 13 Desember 2017

Perawatan Kewanitaan Rose V Nasa 087765430116


Rose v Nasa adalah produk terbaru dari PT NATURAL NUSANTARA yang di buat khusus untuk wanita yang terbuat dari bahan bahan alami yang berkulitas serta aman di konsumsi

komposisi;
Quercus infestoria,Curcuma zedoria,piperis follium,Parameriae cortex,Hibicus flos

💁Manfaat Rose v nasa

👉mengencangkan organ intim wanita
👉menyeimbangkan kadar ph miss V
👉merapatkan dan mengencangkan otot miss v
👉mengatasi keputihan
👉menangkal radikal bebas
👉melumasi organ intim wanita yang kering
👉meningkatkan fungsi sesksual wanita
👉mencegah kanker serviks&payudara
👉memperkuat daya cengkram miss v
💁cocok di gunakan untuk wanita sehabis melahirkan
memulihkan elasitas organ intim wanita
Merawat dan membersihkan rahim setelah melahirkan

👌Aturan minum
minum 2 sachet ROSE V perhari secara teratur
tuangkan 1 sachet ROSE V kedalam 150 ml air dingin lalu aduk hingga rata dan segera di minum
untuk mendapatkan yang maksimal sebaiknya tidak minum apapun selain air putih

☝Perhatian!
Sebaiknya tidak di minum oleh wanita hamil dan yang sedang haid

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
WA/sms/tlpn: 085293672128 (AS)
WA/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh

Rabu, 06 Desember 2017

Formulasi SUPERNASA GRANULE dan POWER NUTRITION



Campurkan 5 sak SUPERNASA GRANULE dan 1kotak POWER NUTRITION dalam 1 Ha tanaman SAWIT, juga KOPI, JERUK, LADA dll untuk 1 kali aplikasi
Setahun cukup 2 - 3 kali aplikasi
Bisa juga dapat dipergunakan untuk tanaman buah - buahan semusim (padi, cabai, tomat, melon, dll.)
Diantara manfaatnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hara tanaman, mengembalikan kesuburan lahan sekaligus meningkatkan kesuburan tanaman juga meningkatkan hasil produksi/buah secara Kualitas & Kuantitas.
Bagi para petani yang mau beli untuk mencoba dulu... silahkan...
Bagi para pelaku usaha / toko penyedia kebutuhan pertanian (toko pupuk / toko pertanian) yang ingin bermitra... silahkan...
Atau bagi Anda yang biasa bermain di proyek pengadaan pupuk/obat pertanian baik untuk swasta ataupun dinas... silahkan...
Melayani dengan sepenuh hati,
========================
Konsultasi / Order :
WhatsApp 087765430116
Pin bbm: 5C54D630

Selasa, 21 November 2017

Distributor Nasa Mataram


Bisnis NASA Modal Minim Untung Besar...!
Apakah keuntungan Sobat menjadi Member Agen Distributor Kami trutama dalam memasarkan produk dengan ke untungan 100 ribu/produk...???? ,,,, Ini dia Sebagian Keuntungan Sobat jadi Agen kami :

1. Dengan menjadi MEMBER AGEN DISTRIBUTOR NASA Sobat Mendapatkan POTONGAN harga sampai dengan dari 30% sampai dengan 100%. Bayangkan... jika anda sehari saja mendapat keuntungan produk 100% dari produk kesehatan wanita ini, Sehari hanya menjual 1 produk, Sobat dalam Sebulan sudah mendapat Untung Rp 3.000.000. Jika Sobat Menjual sehari 5 produk, Silahkan Kalikan Sendiri keuntungan Sobat....

2. Dengan menjadi MEMBER AGEN DISTRIBUTOR NASA Sobat Mendapatkan bonus perbulan berdasarkan omzet penjualan Sobat. Bayangkan Sobat, Sobat sudah untung di penjualan,,, dan Sekarang Sobat mendapat untung juga dari Bonus Perusahaan, Berarti dengan Sobat menjadi Member Agen Distributor NASA Sobat mendapat Penghasilan GANDA,,, Mau???

3. Dengan menjadi MEMBER AGEN DISTRIBUTOR NASA Sobat berhak menjadi Penjual online maupun konvensional (penjualan di wilayah sekitar). Tidak ada batasan Sobat Jualan. Dengan Sobat menjadi Member Agen Distributor NASA, Sobat berhak menjual PRODUK NASA bahkan sampai LUAR NEGERI. Bayangkan Sobat menjadi Exportir,,,!!! Luar Biasa kan Sobat...???

4. Dengan menjadi MEMBER AGEN DISTRIBUTOR NASA Sobat Bisa retur barang dengan ketentuan yang berlaku

5. Dengan menjadi MEMBER AGEN DISTRIBUTOR NASA Sobat Konsultasi GRATIS tentang produk, teknik budidaya, kesehatan, Teknik Jualan Online, Teknik Jualan Offline dll.

6. Kami akan mengarahkan pelanggan kami yang berasal dari daerah Sobat. Jadi, website naturalnusantara.co.id juga merupakan salah satu alat marketing Sobat.

7.Sobat juga berhak memasarkan berbagai jenis produk NASA mulai dari produk pertanian,peternakan,perikanan,perkebunan,pestisida organik,benik,produk kesehatan,produk rumah tangga dan produk kosmetik dan perawatan tubuh.

Untuk mendapatkan keuntungan ini sobat hanya perlu menginvestasikan uang sobat untuk membeli Stater KIT Nasa senilai Rp.200.000 blm termasuk ongkir untuk stok barang sobat sendiri yang tentukan bisa order kit dulu atau bisa kit+ produk herbal atau produk laiinya, isi KIT berupa buku nasa,katalok,daftar harga,vcd,bonus sabun Grece,Propolis dan pupuk jadi klau di hitung uang yang anda keluarkan untuk daftara nasa balik lagi dalam bentuk barang.
ettt..masih banyak lagi keuntungan yang sobat daptkan yang tdak bisa saya sebutkan disini karana saking banyaknya


Tungu apalagi daftrakan diri sobat sekarang juga dengna hubungi kami via:
Pin BB : 5C54D630
Wa/sms : 0877 6543 0116 (XL)
Tlpon/sms: 0852 9367 2128 (AS)

Line: herbalisstore
inbox fb: https://www.facebook.com/haeru1
Distributor resmi PT.Natural Nusanta
Haeruddin Akmal ID: N-397124


Mari gunakan dan pasarkan produk-produk anak bangsa untuk kemajuan perekonomian Indonesia...! 100% asli buatan anak bangsa
Dengan Like & Share status ini sobat sudah berjasa besar dalam membantu sobat" yang lain dalam medapatkan peluang meraih kesuksesan dalam berbisnis dengan modal minim untung besar

Kamis, 09 November 2017

Aplikasi Pupuk Nasa Untuk Lada 087765430116


Lada merupakan tanaman rempah-rempah dengan hasil panen yang berharga jual lumayan tinggi, dengan pemeliharaan dan pemupukan yang baik maka tanaman diharapkan akan berkembang dengan lebih cepat dan berbuah lebih meningkat dengan mutu buah berkualitas export.

Disini akan kita bahas cara dan tips singkat pemupukan tanaman lada perdu dengan menggunakan Pupuk Organik Cair Nasa (POC NASA).

Cara Aplikasi POC NASA Untuk Lada :
Ambil 4 tutup botol POC NASA lalu campurkan kedalam air 10 liter.
Berikan 1 kg pupuk NPK (Urea - Tsp/Sp-36 - Kcl).
Setiap pohon lada berikan 1 gelas (setengah liter).
Lakukan pemupukan lada setiap 1 bulan sekali.

Manfaat Pemberian Pupuk Nasa Pada Tanaman Lada :
Bunga tidak rontok.
Buah lada menjadi lebat dan makin banyak, tiap ranting berbuah sehingga panen jadi berlipat.
Tanaman lebih subur.
Tanah lahan budidaya makin gembur dan subur secara organik alami.
Hasil panen lebih berkualitas dan menyehatkan.

Demikian tips-triks singkat pemakaian Pupuk Organik Cair Nasa untuk tanaman lada perdu / merica dengan cara disiramkan... Dan akan lebih baik jika pemberiannya juga di semprotkan ke daun sebulan 2-4 kali dengan dosis 2-3cc/lt. 

Dengan penggunaan Pupuk Nasa diharapkan para petani bisa lebih cepat berhasil meningkatkan panen dalam berbudidaya tanaman lada serta tanaman lainnya...

Rabu, 08 November 2017

Penggunaan Produk Nasa Ternak Bebek / Itik 087765430116


Pada pembahasan kali ini PT. Natural Nusantara menekankan penggunaan Produk Nasa ternak untuk meningkatkan hasil panen bebek pedaging maupun bebek petelur dan cara menggunakan produk produk tersebut.

Ternak Bebek Pedaging Dan Bebek Petelur

Produk Natural Nusantara (NASA) yang digunakan adalah VITERNA, POC NASA dan HORMONIK.

1 botol VITERNA  + 1 botol HORMONIK +POC NASA = 1100 cc  cukup untuk sekitar 100 ekor.
Cara pakai:

Campur jadi satu wadah, 1 botol VITERNA PLUS + 1 botol POC NASA + 1 botol HORMONIK .
Kemudian ambil 1 tutup (10 cc) campur dengan 10 Liter air minum ternak / pakan apa saja. Cukup diberikan 2 x sehari.
Untuk bebek petelur cukup 3 hari sekali (supaya tidak kegemukan, dan produksi telur tetap lancar dan meningkat)
*) Khusus Bebek petelur, VITERNA boleh diberikan setiap hari sejak DOC umur 2 bulan  ke atas. Sedangkan pada ternak bebek potong boleh diberikan setiap hari mulai umur 2 hari.

Tips & Trik :

Tips mudah agar beternak bebek potong lebih cepat panen dan irit pakan. Target Panen dalam tempo 2-3 bulan.

Per 1.000 ekor bibit memerlukan 5 botol VITERNA PLUS + 5 botol POC NASA + 5 botol HORMONIK. Campurkan semuanya jadi satu. Ambil 10 cc (1 tutup) campur dengan air minum ternak. Berikan 2 x sehari.


Manfaat VITERNA + POC NASA + HORMONIK

Meningkatkan nafsu makan ternak sehingga cepat panen & mengirit pakan, mencegah stres, ternak sehat, tahan penyakit, kotoran tidak berbau, angka kematian sangat rendah, menghasilkan daging berkualitas tinggi karena rendah kolesterol, mempercepat pertumbuhan ternak.

Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Penggunaan Produk NASA untuk Ternak  Bebek / Itik teknologi NASA dari PT Natural Nusantara dengan harapan bisa membantu meningkatkan hasil ternak bebek di Indonesia.

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)

Senin, 23 Oktober 2017

VITAMIN PAKAN IKAN PADA BUDIDAYA IKAN NILA 087765430116


Banyak pertanyaan yang masuk kepada kami mengenai, bagaimana cara aplikasi produk Natural Nusantara, seperti halnya Viterna, POC Nasa, dan Hormonik sebagai campuran pakan pada budidaya ikan nila. Untuk itu kami membuat artikel ini guna menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Produk Natural Nusantara (NASA) Viterna, POC Nasa, dan Hormonik adalah produk mutiguna yang bisa digunakan pada berbagai jenis komoditas peternakan dan perikanan. Fungsi dan peranan produk tersebut sangat besar dalam mendukung keberhasilan budidaya ikan nila sekaligus mempercepat masa budidaya. Dengan masa budidaya yang berlangsung lebih singkat dengan target ukuran ikan nila sesuai standar akan diperoleh keuntungan tambahan dari penghematan pakan.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang budidaya ikan nila dengan media kolam apapun bisa menggunakan tips berikut intuk mendapatkan hasil panen ikan nila yang lebih optimal.

Berapa Dosis Penggunaan VITERNA dan POC NASA serta HORMONIK pada budidaya ikan nila dan bagaimana cara aplikasi yang efektif?

Cara pencampuran :

Campurkan ketiga produk tersebut (1 Viterna, 1 POC Nasa, 1 Hormonik) menjadi satu dalam wadah khusus/jerigen.
Aduk/kocok agar campurannya larut merata.
Larutan sudah siap sebagai vitamin yang siap pakai untuk budidaya ikan nila.
Kocok kembali setiap kali akan diaplikasikan.

Cara pencampuran dengan pakan :

Ambil ukuran 10 cc atau seukuran tutup Viterna larutan vitamin yang sudah tercampur dalam jerigen tadi dan tuangkan ke dalam ember.
Tambahkan sedikit air sebagai pelarut dan aduk agar merata.
Tambahkan 3 – 5 kg pakan ke dalam ember tersebut. Aduk atau ditapeni agar seluruh pakan menjadi basah dengan larutan vitamin tersebut.
Diamkan sejenak agar meresap sepenuhnya ke dalam pakan sekitar 5 – 10 menit.
Tebarkan sebagai pakan ikan.
Ulangi tahapan pemberian pakan pada budidaya ikan nila dengan cara berikut. Maka anda akan mendapatkan hasil panen ikan nila yang jauh lebih optimal dan masa budidaya juga menjadi lebih cepat.

Untuk pemesana produk hubungi kami di:
WA/TLP: 087765430116
PIN BBM : 5C54D630

Jumat, 20 Oktober 2017

BUDIDAYA BANDENG


A. Pendahuluan.
Ikan bandeng merupakan adalah satu jenis ikan penghasil protein hewani yang tinggi. Usaha intensifikasi budidaya perlu dilakukan karena rendahnya produktivitas bandeng dengan budidaya tradisional. Peningkatan sistem budidaya juga harus diikuti dengan penggunaan teknologi baru. PT. NATURAL NUSANTARA memberikan teknologi yang diperlukan dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan).

B. Sifat Biologis.
Bandeng termasuk golongan ikan herbivora , yaitu bangsa ikan yang mengkonsumsi tumbuhan. Mampu mencapai berat rata-rata 0,6 kg pada usia 5 – 6 bulan dengan pemeliharaan yang intensif.

C. Penyediaan Benih.
Usaha penyediaan benih (nener) secara kontinyu dengan mutu yang baik dilakukan dengan sistem pembenihan yang intensif pada kolam-kolam khusus, yaitu kolam pematangan induk, pemijahan, peneneran dan kolam pembsaran. Dalam pembenihan bandeng langkah yang dilakukan adalah :

1. Pemilihan induk yang unggul . Induk yang unggul akan menurunkan sifat-sifatnya kepada keturunannya, Ciri-cirinya :

bentuk normal, perbandingan panjang dan berat ideal.
ukuran kepala relatif kecil, diantara satu peranakan pertumbuhannya paling cepat.
susunan sisik teratur, licin, mengkilat, tidak ada luka.
gerakan lincah dan normal.
umur antara 4 5 tahun.
2. Merangsang pemijahan. Kematangan gonad dapat dipercepat dengan penggunaan hormone LHRH (Letuizing Hormon Releasing Hormon) melalui suntikan.`

3. Memijahkan. Pemijahan adalah pencampuran induk jantan dan berina yang telah matang sel sperma dan sel telurnya agar terjadi pengeluaran (ejakulasi) kedua sel tersebut. Setelah berada di air, sel sperma akan membuahi sel telur karena sistem pembuahan ikan terjadi diluar tubuh. Pemijahan dilakukan pada kolam khusus pemijahan

4. Penetasan. Telur yang mengapung di kolam pemijahan menetas setelah 24 – 26 jam dari awal pemijahan. Telur yang telah menetas akan menjadi larva yang masih mempunyai cadangan makanan dari kuning telur induk, sehingga belum perlu diberi pakan hingga umur 2 hari.

5. Merawat benih. Setelah berumur 9 hari larva dipindahkan ke kolam pemeliharaan nener . Di kolam ini larva diberi pakan alami berupa plankton. Penumbuhan plankton dilakukan dengan pemupukan dan pengapuran. Pemupukan yang tepat adalah dengan pupuk TON (TAMBAK ORGANIK NUSANTARA) yang mengandung berbagai unsur mineral penting untuk pertumbuhan plankton, diantaranya N,P,K,Mg, Ca, Mg, S, Cl dan lain-lain, juga dilengkapi dengan asam humat dan vulvat yang mempu memperbaiki tekstur dan meningkatkan kesuburan tanah dasar kolam dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100 m2 pada tiap pemasukan air. Waktu peneneran 8 minggu. Pakan yang diberikan berupa tepung dengan kadar protein 30%. Untuk menambah nutrisi pakan pencampuiran pakan dengan VITERNA Plus dan POC NASA dengan dosis 2 – 5 /kg pakan sangat diperlukan, karena VITERNA Plus dan POC NASA mengandung unsur-unsur mineral penting yaitu N,P,K,Mg,Fe,Ca,S dan lain-lain, vitamin, protein dan lemak untuk meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan nener.


D. Pembesaran.
Setelah dipelihara di kolam peneneran selama 8 minggu, bandeng dipindahkan ke kolam pembesaran. Teknis pembesaran bandeng meliputi beberapa hal, yaitu :

1. Persiapan lahan.
Tahap ini dilakukan sebelum pemasukan air. kegiatan yang dilakukan selama persiapan lahan adalah :

Pencangkulan dan pembalikan tanah. Bertujuan untuk membebaskan senyawa dan gas beracun sisa budidaya hasil dekomposisi bahan organik baik dari pakan maupun dari kotoran. Selain itu dengan menjadi gemburnya tanah, aerasi akan berjalan dengan baik sehingga kesuburan lahan akan meningkat.
Pengapuran. Selama budidaya, ikan memerlukan kondisi keasaman yang stabil yaitu pada pH 7 – 8. Untuk mengembalikan keasaman tanah pada kondisi tersebut, dilakukan pengapuran karena penimbunan dan pembusukan bahan organik selama budidaya sebelumnya menurunkan pH tanah. Pengapuran juga menyebabkan bakteri dan jamur pembawa penyakit mati karena sulit dapat hidup pada pH tersebut. Pengapuran dengan kapur tohor, dolomit atau zeolit dengan dosis 1 TON /ha atau 10 kg/100 m2.
Pemupukan. Fungsi utama pemupukan adalah memberikan unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan pakan alami, memperbaiki struktur tanah dan menghambat peresapan air pada tanah-tanah yang tidak kedap air (porous). Penggunaan TON untuk pemupukan tanah dasar kolam sangat tepat, karena TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting, dan asam-asam organik utama memberikan bahan-bahan yang diperlukan untuk peningkatan kesuburan lahan dan pertumbuhan plankton. Dosis pemupukan TON adalah 5 botol/ha atau 25 gr/100 m2.
Pengelolaan air. setelah dilakukan pemupukan dengan TON, air dimasukkan hingga setinggi 10 – 20 cm kemudian dibiarkan beberapa hari, untuk menumbuhkan bibit-bibit plankton. Air dimasukkan hingga setinggi 80 cm atau menyesuaikan dengan kedalaman kolam.
2. Pemindahan nener. Setelah plankton tumbuh (warna air hijau) dan kecerahan sedalam 30 – 40 cm, nener di kolam peneneran dipindahkan ke kolam pembesaran dengan hati-hati dengan adaptasi terhadap lingkungan yang baru.

3. Pemberian Pakan. Sesuai dengan sifat bandeng yang termasuk hewan herbivore, maka ikan ini suka memakan tumbuh-tumbuhan yang ada di kolam. Tumbuhan yang disukai bandeng adalah lumut, ganggang dan klekap. Untuk mempercepat pertumbuhan, perlu pakan buatan pabrik, dengan standar nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh optimal dengan kadar protein minimal 25 – 28 %.

Sebagai hewan herbivora, unsur tumbuhan dalam pakan memang sangat penting,. Oleh karena itu, sebaiknya bahan baku unsur protein harus didominasi dari sumber tumbuhan atau nabati dari tepung kedelai atau bungkil kacang tanah. Sebagai acuan pemberian pakan adalah : Jumlah pakan 5 – 7% dari berat badan. Waktu pemberian 3 – 5 kali sehari.

Penambahan VITERNA Plus dan POC NASA pada pakan buatan merupakan pilihan yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh bandeng. VITERNA Plus dan POC NASA mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin akan menambah kandungan nutrisi pakan. Dosis pencampuran VITERNA Plus dan POC NASA dengan pakan buatan adalah 2 – 5 cc/kg pakan dengan cara :

Timbang pakan sesuai dengan kebutuhan bandeng.
Basahi pakan dengan sedikit air agar pencampuran dengan VITERNA Plus dan POC NASA dapat merata.
Campurkan VITERNA Plus dan POC NASA sesuai jumlah pakan yang diberikan dengan dosis 2 – 5 cc/kg pakan.
Pakan siap untuk diberikan.
Pemberian pakan dengan menyebarkan secara merata pada seluruh areal kolam, agar seluruh bandeng dapat pakan.

V. Pengendalian hama dan Penyakit.
Penyakit penting yang sering menyerang bandeng adalah :

Pembusukan sirip, disebabkan oleh bakteri. Gejalanya sirip membusuk dari bagian tepi.
Vibriosis. Disebabkan oleh bakteri Vibriosis sp , gejalanya nafsu makan turun, pembusukan sirip, dan bagian perut bengkak oleh cairan.
Penyakit oleh Protozoa. Gejalanya nafsu makan hilang, mata buta, sisik terkelupas, insang rusak, banyak berlendir.
Penyakit oleh cacing renik. Sering disebabkan oleh cacing Diploctanum yang menyerang bagian insang sehingga menjadi pucat dan berlendir.
Penyakit dari bakteri, parasit dan jamur disebabkan lingkungan yang buruk, dan penurunan daya tahan tubuh ikan. Penurunan kualitas lingkungan disebabkan oleh tingginya timbunan bahan organik dan pencemaran lingkungan dari aliran sungai.. Bahan organik dan kotoran akan membusuk dan manghasilkan gas-gas yang berbahaya. Ketahanan tubuh ikan ditentukan konsumsi nutrisinya. Maka cara pengendalian penyakit harus menitikberatkan pada kedua faktor tersebut. Untuk mengatasi penurunan kualitas lingkungan dapat dilakukan perlakuan TON dengan dosis 5 botol/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100 m2 yang mengandung unsur mineral dan asam-asam organik penting yang mampu menetralkan berbagai gas berbahaya hasil pembusukan kotoran dalam kolam dan unsur mineral akan menyuburkan plankton sebagai pakan alami. Untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dalam jumlah yang ideal, perlu diberikan pakan dengan standar protein yang sesuai serta dengan penambahan/pencampuran VITERNA Plus dan POC NASA pada pakan buatan. VITERNA Plus dan POC NASA dengan kandungan mineral-mineral penting, vitamin, asam organic, protein dan lemak akan menambah dan melengkapi nutrisi pakan, sehingga ketahanan tubuh untuk hidup dan berkembang selalu tercukupi.

Produk penunjang budidaya perikanan yang diproduksi PT Natural Nusantara (NASA) ini juga sangat efektif untuk menunjang budidaya perikanan berbagai jenis, seperti : Budidaya Ikan Belut, Budidaya Ikan Gurame, Budidaya Ikan Lele, Budidaya Ikan Mas, Budidaya Ikan Mujair, Budidaya Ikan Nila, Budidaya Ikan Patin, Pembesaran Ikan Bawal Air Tawar, Pembenihan Ikan Tawes, Budidaya Ikan Gurame, Budidaya Ikan Hias Live Bearer, Budidaya Ikan Hias Tetra, Budidaya Ikan Hias Koki Mutiara, Budidaya Ikan Hias Manfish, Budidaya Ikan Hias Oscar, Pengenalan Jenis Ikan Hias, Budidaya Ikan laut di Jaring Apung, dan lain sebagainya

Kamis, 12 Oktober 2017

Jual Crystal X Asli Nasa di Mataram 087765430116


HATI-HATI CRYSTAL-X PALSU....
PASTIKAN ANDA MENDAPATAKAN CRYSTAL-X DARI DISTRIBUTOR RESMI PT.NATURAL NUSANTARA (NASA)

Kami Agen Resmi/ Distributor Resmi PT Natural Nusantara dengan no. N-39124 menghadirkan :

.:: CRYSTAL X ::.

Solusi Rahasia wanita terbebas dari Gangguan kewanitaan dan keturunan tanpa efek samping

PERHATIAN : Pastikan Anda membeli Crystal-X di dstributor / agen resmi PT Natural.

Nusantara karena telah beredar puluhan ribu Crystal-X palsu yang tidak sesuai standar POM dan berbahaya.

Sudah ada REG. IDM000245253 - POM NA 18111600004

NA artinya NOTIFIKASI ASIA, POM yang bisa berlaku di ASIA juga

SEKILAS TENTANG PRODUK CRYSTAL X

CrystalX diramu dari tumbuhan dan bahan organic yang mengandung Sulfur, Antiseptik, Minyak Vinieill yang akan memberikan nutrisi kepada dinding selaput miss v.

Manfaat Crystal-X :

1. Mengaktifkan dan melenturkan kembali selaput Miss V.
2. Memperlancar sekresi pada dinding Miss V yang dapat meningkatkan gairah seksual atau daya rangsang.
3. Mencegah dan menyembuhkan keputihan / kekuningan (celana bersih tanpa noda)
4. Menyempitkan dan menambah daya cengkeram Miss V "seperti" kembali perawan.
5. Menyembuhkan iritasi di selaput Miss V (rasa perih)
6. Menghilangkan bau tak sedap di Miss V
7. Mempertahankan pH alami sehingga dapat menyuburkan bakteri baik dan mencegah tumbuhnya pathogen
8. Membunuh kuman, jamur dan bakteri yang merugikan
9. Membersihkan kerak dan kotoran di selaput Miss V
10. Membuat aroma miss v menjadi lebih menyegarkan
11. Mengatasi masalah keturunan
12.Mencegah dan mengatasi kista, myom, kanker,

Testimoni:



Kamis, 05 Oktober 2017

POWER NUTRITION PUPUK BUAH ORGANIK


POWER NUTRITION PUPUK ORGANIK TERBAIK UNTUK TANAMAN BUAH
mangga, jeruk, lada, panili, kelapa sawit, coklat, dll. Akan tetapi bagus juga untuk diaplikasikan pada tanaman buah – buahan semusim seperti melon, cabai, tomat, dll.


Produk pertanian Natural Nusantara, Power Nutrition adalah nutrisi terlengkap khusus digunakan untuk tanaman buah. Pupuk ini diproduksi dari bahan organik (alami) pilihan terbaik yang ketersediaannya terjamin. Dibuat dengan mekanisme atau proses teknologi gradasi dan degradasi unsur dengan melewati proses piruvatisasi tingkat 3, sehingga dapat langsung dimanfaatkan dengan baik oleh jaringan tanaman.


Power Nutrition dibuat khusus diaplikasikan untuk tanaman buah-buahan tahunan seperti mangga, jeruk, lada, panili, kelapa sawit, coklat, dll. Akan tetapi bagus juga untuk diaplikasikan pada tanaman buah – buahan semusim seperti melon, cabai, tomat, dll.


MANFAAT POWER NUTRITION NASA


    Memperbanyak tumbuhnya buah dan membantu proses pembuahan tanaman di luar musim (air cukup, iklim tidak ekstrim, hama penyakit normal).
    Memperbaiki pertumbuhan tanaman dan mempercepat pertumbuhannya.
    Meningkatkan ketahanan pada tamaman
    Meningkatkan kualitas buah (rasa, warna, aroma).
    Meningkatkan keawetan buah hasil panen.
    Mengurangi penggunaan pupuk NPK kurang lebih 75%-90%.
    Melarutkan residu pupuk kimia yang mengendap dalam tanah, sehingga bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tanaman.
    Membantu perkembangan mikro-organisme yang bermanfaat di dalam tanah.

Kandungan Unsur
N 2,04%; P2O5 1,28%; K2O 0,39%; Ca 0,55%; S 0,81%; Cl 8,30%; Mg 0,40%; Mn 0,06 ppm; Fe 0,72%;Cu 0,02 ppm; Zn 0,01 ppm; Na 1,01%; B 8,59%; Si 9,94%; Al 0,40 ppm; NaCl 0,61%; SO4 2,44%; C/N ratio 5,23%; pH 8,81; Lemak 0,28%; Protein 12,75%;Karbohidrat 1,52%; Asam Humat 3,45%.

Dosis POWER NUTRITION untuk tanaman buah :
Dosis standar secara umum pemakaian POWER NUTRISI adalah sebagai berikut:

    Diameter batang 2-5cm dosis 20gr Per Pohon
    Diameter batang 5-10cm dosis 50gr Per Pohon
    Diameter batang 10-30cm dosis 100gr Per Pohon
    Diameter batang lebih dari 30cm dosis 250gr pengurangan pupuk NPK 75-90%

Cara aplikasi / Pakai dan dosis POWER NUTRITION:
    Untuk diameter batang 5-30cm : 500gr untuk +/- 15 pohon dengan pengurangan NPK maksimal 50%. Caranya: larutkan 500gr POWER NUTRITION ke dalam air 3liter Air, jadikan larutan induk. Dari larutan induk ambil 200cc ( 1gelas ) dan campurkan dengan air  2 - 5 liter dan siramkan untuk 1 pohon.
    Untuk diameter batang lebih dari 30cm : 500gr POWER NUTRISI untuk +/- 10 pohon dengan pengurangan NPK maksimal 50%. Caranya: 500gr POWER NUTRITION dilarutkan dalam 2liter air sebagai larutan induk. kemudian ambil 200cc larutan induk dicampur dengan air 5liter dan siramkan untuk 1 pohon.

Cara Alternatif LainPenggunaan Power Nutrition :
    Campur pupuk Power dengan pupuk NPK. Aduk - aduk sampai campur ( dosis NPK sesuai kebutuhan tanaman )
    Taburkan campuran Power dan NPK ke sekeliling batang tanaman.
    Lakukan pemupukan 2 – 4 bulan sekali.
    Pada musim kemarau, siramlah pohon dengan air 2 – 4 kali (interval 1 minggu sekali) setelah satu minggu aplikasi Power.
    Pupuk makro (N, P dan K) dapat dikurangi 50%.


POWER NUTRITION tersedia dalam tiga Kemasan: 250 gram, 500gram dan 3 kg
Bentuk = Serbuk / Padat
Kemasan = Box dan Botol

Order/Reseller:
Wa/tlp: 087765430116
pin bbm: 5C54D630



Selasa, 03 Oktober 2017

Pembersih Wajah Collaskin NASA herbal


CollaSkin Facial Cleanser with Vitamin C for Clear Skin
Sabun muka kolagen yang membantu merawat muka/wajah dengan komposisi kolagen
bahan-bahan pilihan dengan sertifikat halal MUI, dilengkapi dengan kandungan vitamin c tinggi
CollaSkin Facial Cleanser sudah berijin BPOM NA 18161201642

Manfaat CollaSkin Facial Cleanser

  • Membersihkan kulit wajah
  • Mengangkat sel kulit mati
  • Mencerahkan dan memutihkan kulit wajah
  • Meratakan warna kulit wajah
  • Meremajakan / meregenerasi sel kulit wajah sehingga tampak awet muda
  • Mencegah dan menyembuhkan jerawat
  • Menghilangkan flek hitam dan bekas jerawat
  • Mengecilkan pori-pori
  • Menjaga kelembaban wajah
  • Mengontrol minyak berlebih.


Spesifikasi Pembersih Wajah Collaskin NASA herbal

Apa yang ada di dalam kotak:
  • Didalam Kotak Berisi 1 Botol Produk Facial Cleanser Dan 1 Brosur
  •  

Testimoni:


Minggu, 10 September 2017

Cara Budidaya Tanaman Kol / Kubis Dengan Pupuk Nasa, Hasil Luar Biasa


Berikut ini cara pemberian produk NASA pada tanaman kol yang dilakukan :

Pupuk Organik Padat SUPERNASA dilarutkan dalam drum berisi 200 Liter air ditambah 2 Sachet GREENSTAR dan pupuk Ponska sebanyak 5 Kg. Ambil kurang lebih 250 cc dari larutan tersebut untuk tiap-tiap tanaman
Penyemprotan menggunakan pupuk organik serbuk GREENSTAR setiap14 hari sekali. Jadi cukup 3 kali penyemprotan GREENSTAR dari awal tanam sampai panen.
Pada umur 28 hari, diberi pupuk UREA sebanyak 1 genggam untuk tiap pohon.
Dengan perlakuan tersebut, hasil yang didapat sungguh luar biasa. Kol jadi lebih cepat panen, dan satu pohon minimal mempunyai berat 3 kg.

Itulah salah satu kesaksian penggunaan produk pupuk organik Nasa SUPERNASA dan GREENSTAR untuk tanaman Kol yang hasilnya meningkat dari biasanya.

Cara Pemesanan Hubungi Kami Via:
WA/SMS/TLPON: 087765430116
PIN BBM: 5C54D630

Minggu, 06 Agustus 2017

PEMBERIAN SUPLEMEN IKAN

Sama seperti pada usaha pembenihan, usaha pembesaran lele juga memerlukan suplemen untuk meningkatkan selera makan lele. Suplemen yang digunakan berupa POC NASA, HORMONIK, VITERNA yang dicampurkan dengan pelet. Takarannya, sama dengan suplemen yang diberikan pada pakan benih..
Terapi Pakan
Proses pencampuran dengan produk NASA :
- POC NASA + VITERNA + HORMONIK dioplos menjadi satu, misal ditempatkan dalam botol tersebut
- Setiap 1 kg pakan dicampur dengan 1 tutup botol oplosan tersebut
- Dengan cara, 1 tutup dilarutkan dengan air ± ½ liter lalu campur dengan pakan dan diaduk-aduk dibolak-balik sampai merata
- Selanjutnya diamkan ± 5 menit
- Siap disajikan

POLA PEMBERIAN PAKAN
Pada dasarnya pola pemberian pakan untuk usaha pembesaran lele sama dengan pola pemberian pakan pada usaha pembenihan. Namun, jenis pakan dan porsinya yang berubah karena disesuaikan dengan tingkat pertumbuhan lele. Makin besar lele, makin banyak pakan yang dibutuhkan. Umumnya, lele cukup diberi makan 3-4 kali sehari, yakni pada pagi (0.00-09.00), sore (16.00-17.00), dan malam hari (20.00-22.00).
JUMLAH PAKAN YANG DIBERIKAN
Tidak ada petunjuk ang jelas mengenai berapa banyak makanan yang harus diberikan untuk seekor lele dalam satu hari. Namun, pakan yang diberikan tidak boleh kurang dari 10% berat tubuh ikan. Bila kita bicara pembesaran lele, semakin sering diberi makan, secara logika lele akan semakin cepat besar. Artinya pemberian pakan harus sesering mungkin, tetapi jangan berlebihan. Pemberian pakan yang terlalu sering berisiko terhadap kecepatan keruhnya air. Akibatnya, kolam harus sering dikuras dengan mengganti sebagian air. Namun, jika sumber air berasal dari saluran irigasi yang dialirkan melalui pipa ke dalam kolam terpal, airnya tidak perlu diganti hingga panen.
=========================
Konsultasi / Order
Whatsapp : 087765430116
Pin BB: 5C54D630
Pastikan anda membeli di agen/ stokist resmi PT. Natural Nusantara.

Senin, 03 Juli 2017

PETANI yang CERDAS harus punya POLA PIKIR yg TEPAT.


Inilah beberapa fakta di dunia pertanian yg berlangsung turun temurun.
1. Saat harga rica melonjak drastis, semua pengen menjadi kaya raya hanya dengan 1 kali tanam rica.
Dan terjadilah hukum demand and supply yg berakibat harga anjlok. Akibatnya bukan sejahtera yg didapat, tetapi derai air mata dan sejuta keluh kesah menyalahkan pemerintah.
2. Saat musim tertentu, berjuta2 ha lahan ditanami komoditas yg sama. Terjadi juga hukum demand and supply. Akibatnya sama dgn no. 1--> derai air mata.
3. Asal tanam dan tidak mau merubah pola pikir. Misalnya bagaimana cara meningkatkan produktifitas?
4. Tidak mau berinvestasi.
Bagaimana cara mengurangi biaya tanam, panen dan transportasi?
Atau dengan kata lain tidak mau berinvestasi secara cerdas.
Akibatnya, sdh bisa dipastikan, berulang kasus hujan derai airmata dan keluh kesah turunan.
5. Tidak mau berupaya mengolah hasil saat harga terjun bebas...
Dll...dll...
Lalu bagaimana cara membebaskan diri dari nasib turunan tsb.?
1. CERDAS-lah, kalau yg lain tanam padi jenis A, tanamlah ketan, beras merah, dll.
2. CERDAS-lah, kalau rica anjlok harganya, dikeringkan dan disimpan dgn baik agar harga tetap tersenyum.
3. CERDAS-lah, cari pasar sebelum tanam.
4. CERDAS-lah, melalui cara tanam tumpang sari.
5. CERDAS-lah, berinvestasi alat2 pertanian untuk mengurangi biaya tenaga kerja.
6. CERDAS-lah, dengan belajar kepada petani yg berhasil..bukan berkumpul sesama penderai air mata.
Dll..dll..
Intinya, jadi PETANI MODERN harus CERDAS.
Ayo bagikan tulisan ini ke seluruh petani, serta like or comment dibawah ini
Salam petani cerdas.
Konsultasi segala budidaya peningkatan hasil panen dengan pupuk organik : WA:087765430116

Sabtu, 17 Juni 2017

Teknis Budidaya Tanaman TEMBAKAU Dengan Pupuk NASA ( 087765430116 )


PENDAHULUAN
     Tembakau (Nicotiana tabacum, L) adalah komoditi yang cukup banyak dibudidayakan petani terutama di negara kita Indonesia. Untuk mendapatkan hasil panen yang optimal PT. Natural Nusantara berusaha membantu meningkatkan produksi secara Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian Lingkungan (Aspek K-3)

SYARAT TUMBUH
     Tanaman Tembakau, curah hujan rata-rata 2000 mm/tahun. Suhu udara yang cocok antara 21 - 32 derajat Celcius, pH antara 5 - 6. Tanah gembur, remah, mudah mengikat air, memiliki tata air dan udara yang baik sehingga dapat meningkatkan drainase, ketinggian antara 200 - 3.000 m dpl.

PEMBIBITAN
Jumlah benih + 8 - 10 gram/ha, tergantung jarak tanam.
Biji utuh, tidak terserang penyakit dan tidak keriput.
Media semai = campuran tanah (50%) + pupuk kandang matang yang telah dicampur dengan Natural GLIO (50%). Dosis pupuk untuk setiap meter persegi media semai adalah 70 gram DS dan 35 gram ZA dan isikan pada polybag.
Bedeng persemaian diberi naungan berupa daun-daunan, tinggi atap 1 m sisi Timur dan 60 cm sisi Barat.
Benih direndam dalam POC NASA 5 cc per gelas air hangat selama 1 - 2 jam lalu dikeringanginkan.
Kecambahkan pada baki/tampah yang diberi alas kertas  merang atau kain yang dibasahi hingga agak lembab. Tiga hari kemudian benih sudah menampakkan akarnya yang ditandai dengan bintik putih. Pada stadium ini benih baru dapat disemaikan.
Siram media semai sampaia gak basah/lembab, masukkan benih pada lubang sedalam 0,5 cm dan tutup dengan tanah tipis-tipis.
Semprot POC NASA (2-3 tutup/tangki) selama pembibitan berumur 30  dan 45 hari.
Bibit sudah dapat dipindahtanamkan ke kebun apabila berumur 35 - 55 hari setelah semai.
PENGOLAHAN MEDIA TANAM
Lahan disebari pupuk kandang dosis 10 - 20 ton/ha lalu dbajak dan dibiarkan kurang lebih 1 minggu.
Buat bedengan lebar 40 cm dan tinggi 40 cm. Jarak antar bedeng 90 - 100 cm dengan arah membujur antara timur dan barat.
Lakukan pengapuran jika tanah masam.
Siramkan SUPERNASA dengan dosis 10 - 15 botol (250 gr) per hektar
Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 20 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.
Alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 lt air diberi 1 peres sendok makan SUPERNASA untuk menyiram bedengan + 10 m.
Sebarkan Natural GLIO 1 - 2 kotak dicampur pupuk kandang matang 25 - 50 kg secara merata ke bedengan.


PEMBUATAN LUBANG TANAM
     Apabila diinginkan daun yang tipis dan halus maka jarak tanam dengan jarak 90 x 70 cm. Tembakau madura ditanam dengan jarak 60 x 50 cm yang penanamannya dilakukan dalam dua baris tanaman setiap gulud. Jenis tembakau rakyat/rajangan umumnya ditanam dengan jarak tanam 90 x 90cm dan penanamannya dilakukan satu baris tanaman setiiap gulud, dan jarak antar gulud 90 cm atau 120 x 50 cm.

CARA PENANAMAN
Basahi dan sobek polybag lalu benamkan bibit sedalam leher akar.
Waktu tanam pagi hari atau sore hari.
PENYULAMAN
     Penyulaman dilakukan 1 - 3 minggu setelah tanam. Bibit kurang baik dicabut dan diiganti dengan bibit baru yang berumur sama.

PENYIANGAN
     Penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan pembumbuan yaitu setiap 3 minggu sekali.

PEMUPUKAN
Dosis tergantung jenis tanah dan varietas.



Ket:
HST = Hari Setelah Tanam
Penyemprotan POC NASA dosis 4 - 5 tutup / tangki atau lebih bagus POC NASA (3 - 4 tutup) dicampur HORMONIK (1 - 2 tutup) per tangki setiap 1 - 2 minggu sekali.
PENGAIRAN & PENYIRAMAN
Pengairan diberikan 7 HST = 1 - 2 liter air per tanaman.
Umur 7 - 25 HST = 3 - 4 liter per tanaman
Umur 25 - 30 HST = 4 liter per tanaman.
Pada umur 45 HST = 5 liter per tanaman setiap 3 hari
Pada umur 65 HST penyiraman dihentikan, kecuali bila cuaca sangat kering

PEMANGKASAN
- Pangkas tunas ketiak daun dan bunga setiap 3 hari sekali.
- Pangkas pucuk tanaman saat bunga mekar dengan 3 - 4 lembar daun di bawah bunga.

PANEN & PASCA PANEN TANAMAN TEMBAKAU
     Pemetikan daun tembakau yang baik adalah jika daun-daunnya telah cukup umur dan telah berwarna hijau kekuning-kuningan. Untuk golongan tembakau cerutu maka pemungutan daun yang baik pada tingkat tepat masak/hampir masak, hal tersebut ditandai dengan warna keabu-abuan. Sedangkan untuk golongan sigaret pada tingkat kemasakan tepat masak/masak sekali, Apabila pasar menginginkan krosok yang halus, maka pemetikan dilakukan tepat masak.
 
     Daun dipetik mulai dari daun terbawah ke atas. Waktu yang baik untuk pemetikan adalah pada sore atau pagi hari pada saat hari cerah. Pemetikan dapat dilakukan berselang 3 - 5 hari, dengan jumlah daun satu kali petik antara 2 - 4 helai tiap tanaman. Untuk setiap tanaman dapat dilakukan pemetikan sebanyak 5 kali.

Sortir daun berdasarkan kualitas warna daun, yaitu:
Trash (apkiran) ==> Warna daun hitam.
Slick (licin / mulus) ==> warna daun kuning muda.
Less slick (kurang licin) ==> warna daun kuning (seperti warna buah jeruk lemon).
More grany side (sedikit kasar) ==> Warna daun antara kuning - oranye.

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)




Selasa, 06 Juni 2017

Budidaya Udang Dengan Produk NASA


A. PENDAHULUAN
Budidaya udang windu di Indonesia dimulai pada awal tahun 1980-an, dan mencapai puncak produksi pada tahun 1985-1995. Sehingga pada kurun waktu tersebut udang windu merupakan penghasil devisa terbesar pada produk perikanan. Selepas tahun 1995 produksi udang windu mulai mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh penurunan mutu lingkungan dan serangan penyakit. Melihat kondisi tersebut, PT. NATURAL NUSANTARA merasa terpanggil untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut dengan produk-produk yang berprinsip kepada Kualitas, Kuantitas dan Kelestarian (K-3).

B. TEKNIS BUDAYA
Budidaya udang windu meliputi beberapa faktor, yaitu :
1. Syarat Teknis

    Lokasi yang cocok untuk tambak udang yaitu pada daerah pantai yang mempunyai tanah bertekstur liat atau liat berpasir yang mudah dipadatkan sehingga mampu menahan air dan tidak mudah pecah.
    Air yang baik yaitu air payau dengan salinitas 0-33 ppt dengan suhu optimal 26 – 300C dan bebas dari pencemaran bahan kimia berbahaya.
    Mempunyai saluran air masuk/inlet dan saluran air keluar/outlet yang terpisah.
    Mudah mendapatkan sarana produksi yaitu benur, pakan, pupuk , obat-obatan dan lain-lain.
    Pada tambak yang intensif harus tersedia aliran listrik dari PLN atau mempunyai Generator sendiri.

2. Tipe Budidaya.
Berdasarkan letak, biaya dan operasi pelaksanaannya, tipe budidaya dibedakan menjadi :

    Tambak Ekstensif atau tradisional.
    Petakan tambak biasanya di lahan pasang surut yang umumnya berupa rawa bakau. Ukuran dan bentuk petakan tidak teratur, belum meggunakan pupuk dan obat-obatan dan program pakan tidak teratur.
    Tambak Semi Intensif.
    Lokasi tambak sudah pada daerah terbuka, bentuk petakan teratur tetapi masih berupa petakan yang luas (1-3 ha/petakan), padat penebaran masih rendah, penggunaan pakan buatan masih sedikit.
    Tambak Intensif.
    Lokasi di daerah yang khusus untuk tambak dalam wilayah yang luas, ukuran petakan dibuat kecil untuk efisiensi pengelolaan air dan pengawasan udang, padat tebar tinggi, sudah menggunakan kincir, serta program pakan yang baik.

3. Benur
Benur yang baik mempunyai tingkat kehidupan (Survival Rate/SR) yang tinggi, daya adaptasi terhadap perubahan lingkungan yang tinggi, berwarna tegas/tidak pucat baik hitam maupun merah, aktif bergerak, sehat dan mempunyai alat tubuh yang lengkap. Uji kualitas benur dapat dilakukan secara sederhana, yaitu letakkan sejumlah benur dalam wadah panci atau baskom yang diberi air, aduk air dengan cukup kencang selama 1-3 menit. Benur yang baik dan sehat akan tahan terhadap adukan tersebut dengan berenang melawan arus putaran air, dan setelah arus berhenti, benur tetap aktif bergerak.
4. Pengolahan Lahan
Pengolahan lahan, meliputi :

    Pengangkatan lumpur. Setiap budidaya pasti meninggalkan sisa budidaya yang berupa lumpur organik dari sisa pakan, kotoran udang dan dari udang yang mati. Kotoran tersebut harus dikeluarkan karena bersifat racun yang membahayakan udang. Pengeluaran lumpur dapat dilakukan dengan cara mekanis menggunakan cangkul atau penyedotan dengan pompa air/alkon.
    Pembalikan Tanah. Tanah di dasar tambak perlu dibalik dengan cara dibajak atau dicangkul untuk membebaskan gas-gas beracun (H2S dan Amoniak) yang terikat pada pertikel tanah, untuk menggemburkan tanah dan membunuh bibit panyakit karena terkena sinar matahari/ultra violet.
    Pengapuran. Bertujuan untuk menetralkan keasaman tanah dan membunuh bibit-bibit penyakit. Dilakukan dengan kapur Zeolit dan Dolomit dengan dosis masing-masing 1 ton/ha.
    Pengeringan. Setelah tanah dikapur, biarkan hingga tanah menjadi kering dan pecah-pecah, untuk membunuh bibit penyakit.
    Perlakuan pupuk TON (Tambak Organik Nusantara). Untuk mengembalikan kesuburan lahan serta mempercepat pertumbuhan pakan alami/plankton dan menetralkan senyawa beracun, lahan perlu diberi perlakuan TON dengan dosis 5 botol/ha untuk tambak yang masih baik atau masih baru dan 10 botol TON untuk areal tambak yang sudah rusak. Caranya masukkan sejumlah TON ke dalam air, kemudian aduk hingga larut. Siramkan secara merata ke seluruh areal lahan tambak.

5. Pemasukan Air
Setelah dibiarkan 3 hari, air dimasukkan ke tambak. Pemasukan air yang pertama setinggi 10-25 cm dan biarkan beberapa hari, untuk memberi kesempatan bibit-bibit plankton tumbuh setelah dipupuk dengan TON. Setelah itu air dimasukkan hingga minimal 80 cm. Perlakuan Saponen bisa dilakukan untuk membunuh ikan yang masuk ke tambak. Untuk menyuburkan plankton sebelum benur ditebar, air dikapur dengan Dolomit atau Zeolit dengan dosis 600 kg/ha.
6. Penebaran Benur.
Tebar benur dilakukan setelah air jadi, yaitu setelah plankton tumbuh yang ditandai dengan kecerahan air kurang lebih 30-40 cm. Penebaran benur dilakukan dengan hati-hati, karena benur masih lemah dan mudah stress pada lingkungan yang baru. Tahap penebaran benur adalah :

    Adaptasi suhu. Plastik wadah benur direndam selama 15 30 menit, agar terjadi penyesuaian suhu antara air di kolam dan di dalam plastik.
    Adaptasi udara. Plastik dibuka dan dilipat pada bagian ujungnya. Biarkan terbuka dan terapung selama 15 30 menit agar terjadi pertukaran udara dari udara bebas dengan udara dalam air di plastik.
    Adaptasi kadar garam/salinitas. Dilakukan dengan cara memercikkan air tambak ke dalam plastik selama 10 menit. Tujuannya agar terjadi percampuran air yang berbeda salinitasnya, sehingga benur dapat menyesuaikan dengan salinitas air tambak.
    Pengeluaran benur. Dilakukan dengan memasukkan sebagian ujung plastik ke air tambak. Biarkan benur keluar sendiri ke air tambak. Sisa benur yang tidak keluar sendiri, dapat dimasukkan ke tambak dengan hati-hati/perlahan.

7. Pemeliharaan.
Pada awal budidaya, sebaiknya di daerah penebaran benur disekat dengan waring atau hapa, untuk memudahkan pemberian pakan. Sekat tersebut dapat diperluas sesuai dengan perkembangan udang, setelah 1 minggu sekat dapat dibuka. Pada bulan pertama yang diperhatikan kualitas air harus selalu stabil. Penambahan atau pergantian air dilakukan dengan hati-hati karena udang masih rentan terhadap perubahan kondisi air yang drastis. Untuk menjaga kestabilan air, setiap penambahan air baru diberi perlakuan TON dengan dosis 1 – 2 botol TON/ha untuk menumbuhkan dan menyuburkan plankton serta menetralkan bahan-bahan beracun dari luar tambak.
Mulai umur 30 hari dilakukan sampling untuk mengetahui pekembanghan udang melalui pertambahan berat udang. Udang yang normal pada umur 30 hari sudah mencapai size (jumlah udang/kg) 250-300. Untuk selanjutnya sampling dilakukan tiap 7-10 hari sekali. Produksi bahan organik terlarut yang berasa dari kotoran dan sisa pakan sudah cukup tinggi, oleh karena itu sebaiknya air diberi perlakuan kapur Zeolit setiap beberapa hari sekali dengan dosis 400 kg/ha. Pada setiap pergantian atau penambahan air baru tetap diberi perlakuan TON.
Mulai umur 60 hari ke atas, yang harus diperhatikan adalah manajemen kualitas air dan kontrol terhadap kondisi udang. Setiap menunjukkkan kondisi air yang jelek (ditandai dengan warna keruh, kecerahan rendah) secepatnya dilakukan pergantian air dan perlakuan TON 1-2 botol/ha. Jika konsentrasi bahan organik dalam tambak yang semakin tinggi, menyebabkan kualitas air/lingkungan hidup udang juga semakin menurun, akibatnya udang mudah mengalami stres, yang ditandai dengan tidak mau makan, kotor dan diam di sudut-sudut tambak, yang dapat menyebabkan terjadinya kanibalisme.
8. Panen.
Udang dipanen disebabkan karena tercapainya bobot panen (panen normal) dan karena terserang penyakit (panen emergency). Panen normal biasanya dilakukan pada umur kurang lebih 120 hari, dengan size normal rata-rata 40 – 50. Sedang panen emergency dilakukan jika udang terserang penyakit yang ganas dalam skala luas (misalnya SEMBV/bintik putih). Karena jika tidak segera dipanen, udang akan habis/mati.
Udang yang dipanen dengan syarat mutu yang baik adalah yang berukuran besar, kulit keras, bersih, licin, bersinar, alat tubuh lengkap, masih hidup dan segar. Penangkapan udang pada saat panen dapat dilakukan dengan jala tebar atau jala tarik dan diambil dengan tangan. Saat panen yang baik yaitu malam atau dini hari, agar udang tidak terkena panas sinar matahari sehingga udang yang sudah mati tidak cepat menjadi merah/rusak.
C. Pakan Udang.
Pakan udang ada dua macam, yaitu pakan alami yang terdiri dari plankton, siput-siput kecil, cacing kecil, anak serangga dan detritus (sisa hewan dan tumbuhan yang membusuk). Pakan yang lain adalah pakan buatan berupa pelet. Pada budidaya yang semi intensif apalagi intensif, pakan buatan sangat diperlukan. Karena dengan padat penebaran yang tinggi, pakan alami yang ada tidak akan cukup yang mengakibatkan pertumbuhan udang terhambat dan akan timbul sifat kanibalisme udang.
Pelet udang dibedakan dengan penomoran yang berbeda sesuai dengan pertumbuhan udang yang normal.

    Umur 1-10 hari pakan 01
    Umur 11-15 hari campuran 01 dengan 02
    Umur 16-30 hari pakan 02
    Umur 30-35 campuran 02 dengan 03
    Umur 36-50 hari pakan 03
    Umur 51-55 campuran 03 dengan 04 atau 04S. (jika memakai 04S, diberikan hingga umur 70 hari).
    Umur 55 hingga panen pakan 04, jika pada umur 85 hari size rata-rata mencapai 50, digunakan pakan 05 hingga panen.

Kebutuhan pakan awal untuk setiap 100.000 ekor adalah 1 kg, selanjutnya tiap 7 hari sekali ditambah 1 kg hingga umur 30 hari. Mulai umur tersebut dilakukan cek ancho dengan jumlah pakan di ancho 10% dari pakan yang diberikan. Waktu angkat ancho untuk size 1000-166 adalah 3 jam, size 166-66 adalah 2,5 jam, size 66-40 adalah 2,5 jam dan kurang dari 40 adalah 1,5 jam dari pemberian.
Untuk meningkatkan pertumbuhan udang, perlu penambahan nutrisi lengkap dalam pakan. Untuk itu, pakan harus dicampur dengan VITERNA Plus dan POC NASA yang mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin dengan dosis 5 cc/kg pakan untuk umur dibwah 60 hari dan setelah itu 10 cc/kg pakan hingga panen.
D. Penyakit.
Beberapa penyakit yang sering menyerang udang adalah :

    Bintik Putih. Penyakit inilah yang menjadi penyebab sebagian besar kegagalan budidaya udang. Disebabkan oleh infeksi virus SEMBV (Systemic Ectodermal Mesodermal Baculo Virus). Serangannya sangat cepat, dalam beberapa jam saja seluruh populasi udang dalam satu kolam dapat mati. Gejalanya : jika udang masih hidup, berenang tidak teratur di permukaan dan jika menabrak tanggul langsung mati, adanya bintik putih di cangkang (Carapace), sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Virus dapat berkembang biak dan menyebar lewat inang, yaitu kepiting dan udang liar, terutama udang putih. Belum ada obat untuk penyakit ini, cara mengatasinya adalah dengan diusahakan agar tidak ada kepiting dan udang-udang liar masuk ke kolam budidaya. Kestabilan ekosistem tambak juga harus dijaga agar udang tidak stress dan daya tahan tinggi. Sehingga walaupun telah terinfeksi virus, udang tetap mampu hidup sampai cukup besar untuk dipanen. Untuk menjaga kestabilan ekosistem tambak tersebut tambak perlu dipupuk dengan TON.
    Bintik Hitam/Black Spot. Disebabkan oleh virus Monodon Baculo Virus (MBV). Tanda yang nampak yaitu terdapat bintik-bintik hitam di cangkang dan biasanya diikuti dengan infeksi bakteri, sehingga gejala lain yang tampak yaitu adanya kerusakan alat tubuh udang. Cara mencegah : dengan selalu menjaga kualitas air dan kebersihan dasar tambak.
    Kotoran Putih/mencret. Disebabkan oleh tingginya konsentrasi kotoran dan gas amoniak dalam tambak. Gejala : mudah dilihat, yaitu adanya kotoran putih di daerah pojok tambak (sesuai arah angin), juga diikuti dengan penurunan nafsu makan sehingga dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kematian. Cara mencegah : jaga kualitas air dan dilakukan pengeluaran kotoran dasar tambak/siphon secara rutin.
    Insang Merah. Ditandai dengan terbentuknya warna merah pada insang. Disebabkan tingginya keasaman air tambak, sehingga cara mengatasinya dengan penebaran kapur pada kolam budidaya. Pengolahan lahan juga harus ditingkatkan kualitasnya.
    Nekrosis. Disebabkan oleh tingginya konsentrasi bakteri dalam air tambak. Gejala yang nampak yaitu adanya kerusakan/luka yang berwarna hitam pada alat tubuh, terutama pada ekor. Cara mengatasinya adalah dengan penggantian air sebanyak-banyaknya ditambah perlakuan TON 1-2 botol/ha, sedangkan pada udang dirangsang untuk segera melakukan ganti kulit (Molting) dengan pemberian saponen atau dengan pengapuran.

Penyakit pada udang sebagian besar disebabkan oleh penurunan kualitas kolam budidaya. Oleh karena itu perlakuan TON sangat diperlukan baik pada saat pengolahan lahan maupun saat pemasukan air baru.
Cara Pemesanan Produk :

    SMS/Telp untuk konfirmasi Pemesanan.
    Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer.
    Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui BCA 1692024600 a/n Abror Yudi Prabowo atau BRI 002901000220569 a/n Abror Yudi Prabowo .
    Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via HP

Pemesanan Produk NASA Hubungi

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)

Sabtu, 03 Juni 2017

Teknis Budidaya JAGUNG Organik NASA


PERSIAPAN LAHAN


  1. Sangat dianjurkan melakukan olah tanah dan pembuatan drainase sebelum penanaman.
  2. Taburkan dolomit 100 - 200 kg/ha saat pengolahan tanah (sebaiknya 1 - 2 minggu sebelum tanam).


PERSIAPAN BENIH JAGUNG

  1. Kebutuhan benih jagung = 20 - 30 kg per-hektar.
  2. Rendam Benih ===> Rendam bening dalam larutan POC NASA 5 cc / liter selama 12 jam.
  3. Tiriskan dan inokulasikan (campurkan) benih dengan Natural GLIO secukupnya.

PENANAMAN & PEMUPUKAN JAGUNG

  1. Buat lubang tanam dengan jarak tanam 20 x 60 cm atau 25 x 75 cm.
  2. Masukkan 1 benih per-lubang tanam.
  3. Tutup dengan abu sekam basah, atau pupuk kandang matang.
  4. Penyiangan (pendangiran dan pembumbunan dilaukan pada usia 15 - 20 dan 35 - 40 hari setelah tanam
  5. Pemupukan Jagung dengan menggunakan Pupuk NASA ==> Silahkan Klik


  • Aplikasi SUPERNASA dicampur dan dimasukkan lubang pemupukan bersamaan dengan         Urea, TSP, KCl.
  • Usia 15, 30, 45 hst: Semprot POC NASA 5 tutup + HORMONIK 1 tutup + AERO-810             setengah tutup per-tangki volume 15 liter (kebutuhan per aplikasi 20 - 30 tangki per-               hektar)


       6.PENCEGAHAN HAMA ==> Silahkan Klik

  • Semprot PESTONA 5 - 10 tutup / tangki + AER0-810 setengah tutup pertangki (sebaiknya rutin 5 - 10 hari sekali).
  • Semprot Natural BVR 30 gram per tangki (selang seling dengan PESTONA, interval 5 - 10 hari sekali)

PANEN Dan PASCA PANEN

  1. Ciri dan Umur Panen ==> Umur panen 86 - 96 hari setelah tanam. Jagung untuk sayur (jagung muda, baby corn) dipanen sebelum bijinya terisi ppenuh (diameter tongkol 1 - 2 cm), jagung rebus / bakar, dipanen ketika matang susu dan jagung untuk beras jagung, pakan ternak, benih, tepung dll dipanen jika sudah matang fisiologis.
  2. Cara Panen ==> Putar tongkol berikut kelobotnya / patahkan tangkai buah jagung.
  3. Pengupasan ==> Dikupas saat masih menempel pada batang atau setelah pemetikan selesai, agar kadar air dalam tongkol dapat diturunkan sehingga cendawan tidak tumbuh.
  4. Pengeringan ==> Pengeringan jagung dengan sinar matahari _7 - 8 hari) hingga kadar air 9 - 11% atau dengan mesin pengering.
  5. Pemipilan ==> Setelah kering dipipil dengan tangan atau alat pemipil jagung.
  6. Penyortiran dan Penggolongan ==> Biji-biji jagung dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tidak dikehendaki (sisa-sisa tongkol, biji kecil, biji pecah, biji hampa, dll). Penyortiran untuk menghindari serangga jamur, hama selama penyimpanan dan menaikkan kualitas panen.
Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)

Cara Mengatasi Hama Penyakit Jagung

Semangat pagi...
Kesuksesan petani dalam berbudidaya tanaman apapun tak lepas dari tingkat serangan hama & penyakit yang menyerang pada tanaman, untuk itu harus lebih waspada dan extra hati-hati dalam mengatasinya.



PT. Natural Nusantara memberikan solusi yaitu dengan produk PESTISIDA BIOLOGI yang ramah lingkungan tetapi tepat membunuh sasaran, produk pestisida hayati untuk Budidaya Jagung yang digunakan adalah:


Natural GLIO 100 Gr Rp.42.000,-


Pestona 500cc Rp.59.000,-

HAMA TANAMAN JAGUNG

Lalat Bibit (Atherigona Exigua Stein).

Gejala: warna daun menjadi kekuningan, bagian yang terserang mengalami pembusukan dan menjadi layu, pertumbuhan tanaman menjadi kerdil dan mati.

Penyebab: lalat bibit (warna lalat abu-abu, warna punggung kuning kehijauan bergaris, warna perut coklat kekuningan, warna telur putih mutiara, dan panjang lalat 3 - 3,5 mm).

Pengendalian: 

  1. Penanaman serentak dan penerapan pergiliran tanaman.
  2. Tanaman yang terseranng segera dicabut dan musnahkan.
  3. Sanitasi kebun.
  4. Semprot dengan PESTONA.


Ulat Pemotong.
Gejala: tanaman terpotong beberapa cm diatas permukaan tanah, ditandai dengan bekas gigitan pada batangnya, akibatnya tanaman yang masih muda roboh.

Penyebab: beberapa jenis ulat pemotong: Agrotis ipsilon; Spodoptera litura, penggerek batang jagung (Ostrinia furnacalis), dan penggerek buah jagung (Helicoverpa armogera).

Pengendalian:

  1. Tanam serempak/pergiliran tanaman.
  2. Cari dan bunuh ulat-ulat tersebut (biasanya terdapat dalam tanah)
  3. Semprot dengan PESTONA.


PENYAKIT TANAMAN JAGUNG

Penyakit Bulai (Downy Mildew) 

Penyebab: cendawan Peronosclerospora maydis dan P. javanica serta P. philippinensis, merajalela pada suhu udara 27°C ke atas serta keadaan udara lembab.

Gejala: 
 Umur 2-3 minggu daun runcing, kecil, kaku, pertumbuhan batang terhambat, warna menguning, sisi bawah daun terdapat lapisan spora cendawan warna putih.
Umur 3-5 minggu mengalami gangguan pertumbuhan, daun berubah warna dari bagian pangkal daun, tongkol berubah bentuk dan isi.
Pada tanaman dewasa, terdapat garis-garis kecoklatan pada daun tua.

Pengendalian: 

  1. Penanaman menjelang atau awal musim penghujan; 
  2. Pola tanam dan pola pergiliran tanaman, penanaman varietas tahan; 
  3. Cabut tanaman terserang dan musnahkan; 
  4. Preventif diawal tanam dengan GLIO.


Penyakit Bercak Daun (Leaf bligh).

Penyebab: cendawan Helminthosporium.
Gejala: Daun tampak bercak memanjang dan tteratur berwarna kuning dikelilingi warna coklat. Bercak berkembang meluas dari ujung daun hingga ke pangkal daun, semua bercak tampak basah, kemudian berubah warna menjadi coklat kekuning--kuningan, lalu berubah menjadi coklat tua. Akhirnya seluruh permukaan daun berwarna coklat.

Pengendalian: 

  1. Pergiliran tanaman.
  2. Mengatur kondisi lahan tidak lembab.
  3. Preventif diawal dengan Natural GLIO


Penyakit Karat (Rust).

Penyebab: Cendawan Puccinia sorghi Schw dan P.polypora Underderw.
Gejala: pada tanaman dewasa, daun tua terdapat titik-titik noda berwarna merah kecoklatan seperti karat serta terdapat serbuk berwarna kuning kecoklatan, serbuk cendawan ini berkembang dan memanjang.

Pengendalian:

  1. Mengatur kelembaban.
  2. Menanam varientas tahan terhadap penyakit.
  3. Sanitasi kebun
  4. Semprot dengan GLIO.


Penyakit Gosong Bengkak (Corn smut/boil smut)

Penyebab: Cendawan Ustilago maydis (DC) Cda, Ustilago zeae (Schw) Ung, Uredo zeae Schw, Uredo madis DC.
Gejala: masuknya cendawan ini ke dalam biji pada tongkol sehingga terjadi pembengkaan dan mengeluarkan kelenjar (gall), pembengkakan ini menyebabkan pembungkus rusak dan spora tersebar.

Pengendalian:

  1. Mengatur kelembaban
  2. Memotong bagian tanaman yang terkena dan dibakar.
  3. Benih yang akan ditanam dicampur GLIO dan POC NASA


Penyakit Busuk Tongkol dan Busuk Biji.

Penyebab: Cendawan fusarium atau Gibberella antara lain Gibberella zeae (schw), Gibberella fujikuroi (Schw), Gibberella moniliforme.
Gejala: Dapat diketahui setelah membuka pembungkus tongkol, biji-biji jagung berwarna merah jambu atau merah kecoklatan kemudian berubah menjadi warna coklat sawo matang.

Pengendalian:

  1. Menanam jagung varientas tahan, pergiliran tanam, mengatur jarak tanam, perlakukan benih
  2. Aplikasikan Natural GLIO di awal tanam.



 Catatan: Jika pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi, dapat digunakan pestisida kimia yang dianjurkan.. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan, tambahkan Perekat-Perata AERO-810 dengan dosis 0,5 tutup botol per-tangki semprot.

Demikianlah artikel tentang cara mengatasi Hama & Penyakit yang sering menyerang tanaman jagung. Semoga bermanfaat membantu semua petani meningkatkan hasil panen. Aamiin,,,

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)

-- 085293672128 --Tips & Trik Pemupukan Pada Tanaman Jagung


PEMUPUKAN UNTUK LUASAN LAHAN 1000m2


  ~~ PUPUK 1~~

Usia 7 hari setelah benih tumbuh

1 botol Supernasa + 1 botol Poc Nasa + 5 kg tsp + 10 kg urea + 5 kg kcl

Larutkan supernasa dengan poc nasa kemudian campur dengan tsp, urea, kcl taburkan secara merata di sekeliling pohon ( pupuk sebaiknya dimasukan ke dalam tanah )

~~PUPUK 2~~

Usia 21 hari

1 botol Poc Nasa + 5 kg tsp + 15 kg urea + 5 kg kcl

Campur dan taburkan di sekeliling pohon


  ~~PUPUK 3~~

Usia 40 hari

1 Poc Nasa + 10 kg urea + 5 kg Za + 10 kg kcl

Campur dan taburkan secara merata di sekeliling pohon

PENYEMPROTAN

Usia 15

Dosis 4 ttp Poc Nasa + 4 ttp Pestona + ½ Aero + 14 liter air

Usia 25

Dosis 6 ttp poc nasa + 1 ttp Hormonik + 6 ttp Pestona + ½ ttp Aero + 14 liter air

Usia 45 hari

Dosis 8 ttp Poc Nasa + 2 ttp Hormonik + 6 ttp Pestona + ½ ttp Aero + 14 liter air


CATATAN:

Penyemprotan dan pemupukan sebaiknya dilakukan sore hari ( pengendalian hama )

5 hari sebelum tanam lahan di beri dolomit 50 kg / 1000 m2

Dosis Pupuk Makro ( Kimia ) Sesuai Rekomendasi Setempat / kebiasaan Petani

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :

Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)

Pemupukan Praktis Dengan Pupuk NASA Pada Sengon Jati Jabon


Panduan Pemupukan Praktis Pada Tanaman Perkebunan (Jati, Sengon, Mahoni, Jabon, Akasia) Dengan Menggunakan Pupuk Organik NASA Serta Perkiraan Biayanya:

1. PEMBIBITAN / PRA TANAM
Jarak Tanam: 3 x 2,5 : 1.400 bibit + 600 bibit untuk sulam apabila ada tanaman yang mati
Total bibit: 2.000 bibit untuk luas lahan 1 Hektar
Dosis Pemupukan:
HORMONIK: 1 tutup + 2 Liter Air untuk -+ 500 Bibit, Jadi 1 hektar ~~ 2.000/400 = 4 tutup botol Hormonik
POC NASA: 3 tutup + 2 Liter Air untuk -+ 500 Bibit, jadi 1 hektar 2.000 /500 x 3 = 12 tutup botol Poc Nasa
Jadi kebutuhan pupuk saat pra tanam adalah cukup 1 botol POC NASA Kecil (100 cc) dan 1 botol HORMONIK (100cc)
2. BIBITAN POLYBAG
Dosis: 3 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK pertangki untuk 3 meter2 (-+ 700 bibit)
Lahan 1 Ha = 2.000 : 700 = 2,8 Tangki ~~ 3 Tangki semprot
POC NASA =  3 tangki x 3 tutup ~~ 9 Tutup Poc Nasa
HORMONIK = 3 tangki x 1 tutup ~~ 3 tutur Hormonik
Jika dalam 1 minggu 2x semprot, maka total pemakaian sejumlah: 18 tutup Poc Nasa dan 6 tutup Hormonik
Maka dalam 1 bulan Poc Nasa 72 tutup ~~ 2 botol Poc Nasa
Hormonik 24 tutup ~~ 3 botol
3. PENANAMAN DI LAHAN
    Pengocoran
Dosis: 1 sendok SUPERNASA + 10 liter air ~~ -+ 5 pohon
Lahan 1 Ha ~~ 1.400 : 5 = 280 sendok SPRK ( 1 botol SPRK = -+ 20 sendok)
Kebutuhan SPRK (250 gr) = 280 : 20 = 14 botol/ha/aplikasi
Dalam 1 tahun pemupukan dilakukan sebanyak 3x aplikasi yaitu 4 bulan 1x sesuai dengan kebutuhan
Jadi untuk 1 tahun ~~ 3 x 14 botol = 42 botol SPRK
     Penyemprotan
Dosis: 4 tutup POC NASA + 1 Tutup HORMONIK pertangki (-+ 14 liter) untuk 20 pohon
Lahan 1 Ha ~~ 1.400 : 20 = 70 tangki
POC NASA ~~ 70 x 4 tutup = 280 tutup
HORMONIK ~~ 70 x 1 tutup = 70 tutup
Penyemprotan dilakukan sebulan 1x, jadi dalam 1 tahun dibutuhkan:
POC NASA ~~ 280 tutup x 12 = 3.360 tutup ~~ -+ 8 botol POC NASA (500cc)
HORMONIK ~~ 70 tutup x 12 = 870 tutup ~~ -+ 9 Botol
4. PENGGUNAAN NPK Umur 1 Tahun
Dosis: 100 gr NPK per pohon diberikan bersamaan SUPERNASA
Lahan 1 Ha ~~ 1.400 x 100 gr = 140 Kg NPK
Pemupukan NPK dilakukan setahun 2 kali yaitu pada awal dan akhir musim hujan
Jadi kebutuhan NPK pertahun ~~ 2 x 140 Kg = 280 Kg NPK
5. PENGENDALIAN HAMA (Ulat, Penggerek Batang, Kutu-kutuan)
Dosis: 5 - 10 tutup PESTONA pertangki (-+14 liter)
Asumsi 1 tangki untuk 20 pohon
Lahan 1 Ha ~~ 1.400 : 20 = 70 tangki x 5 - 10 tutup Pestona = 350 - 700 tutup PST ( 1 - 2 botol Pestona per aplikasi)
Penyemprotan dilakukan 1 bulan sekali sesuai dengan keadaan serangan hama
Jadi dalam setahun dibutuhkan 12 botol PESTONA


Selasa, 30 Mei 2017

087765430116--JUAL PESTONA PESTISIDA ORGANIK DI LOMBOK (NTB)

PESTONA merupakan formula pengendali organik bagi beberapa hama penting pada tanaman pangan, hortikultura dan tahunan, hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif : Azadirachtin, Alkaloid, Ricin (asam ricin), Polifenol, Eugenol, Sitral, Nikotin, Annonain dll. Kandungan lain : Atsiri Oil, Eucalyptus Oil, Solvent Extraction.

PESTONA dibuat dari bahan alami, maka PESTONA bersifat : mudah terurai dialam sehingga tidak mencemari lingkungan, relatif aman bagi manusia, hewan piaraan, serta musuh alami hama tanaman, tanaman/buah bebas residu kimia dan aman dikonsumsi.

PESTONA tidak membunuh hama secara cepat, tetapi berpengaruh pada daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, proses ganti kulit, hambatan pembentukan serangga dewasa, menghambat komunikasi seksual, penurunan daya tetas telur, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu berperan sebagai zat pemandul, mengganggu proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakkan telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistemik.

PESTONA memiliki daya kerja dalam mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) atau mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, walaupun jarang menyebabkan kematian segera pada serangga/hama.

PESTONA merupakan formula pengendali organik bagi beberapa hama penting pada tanaman pangan, hortikultura dan tahunan, hasil ekstraksi dari berbagai bahan alami yang mengandung bahan aktif :

Azadirachtin, Alkaloid, Ricin (asam ricin), Polifenol, Eugenol, Sitral, Nikotin, Annonain dll.
Kandungan lain : Atsiri Oil, Eucalyptus Oil, Solvent Extraction
PESTONA dibuat dari bahan alami, maka PESTONA bersifat :

Mudah terurai dialam sehingga tidak mencemari lingkungan
Relatif aman bagi manusia, hewan piaraan, serta musuh alami hama tanaman.
Tanaman/buah bebas residu kimia dan aman dikonsumsi.
MEKANISME KERJA :
PESTONA tidak membunuh hama secara cepat, tetapi berpengaruh pada daya makan, pertumbuhan, daya reproduksi, proses ganti kulit, hambatan pembentukan serangga dewasa, menghambat komunikasi seksual, penurunan daya tetas telur, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu berperan sebagai zat pemandul, mengganggu proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakkan telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistemik. PESTONA memiliki daya kerja dalam mengurangi nafsu makan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) atau mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, walaupun jarang menyebabkan kematian segera pada serangga/hama.

SASARAN :
wereng, walang sangit, penggerek batang, belalang, kepik, thrips, tungau, ulat, Uret dll.

ATURAN PAKAI :
Larutkan 5 cc – 10 cc / 1 liter air (7-10 tutup/tangki). Aduk sampai merata. Semprotkan/gemborkan pada tanaman yang terkena serangan hama secara merata. Untuk hasil yang maksimal sebaiknya tanaman disemprot/digembor sesering mungkin, minimal 3 (tiga) kali penyemprotan/penggemborkan per musim. Sebaiknya waktu penyemprotan/penggemborkan pada sore hari.



Pemesanan Produk NASA

Order/konsultasi/Reselle Hubungi kami segera di :
Pin BB  :  5C54D630
wa/sms/tlpn : 087765430116  (XL)
Terhubung langsung via WA kami klik link ini goo.gl/EQQvFh
sms/tlpn: 085293672128 (AS)