Inilah beberapa fakta di dunia pertanian yg berlangsung turun temurun.
1. Saat harga rica melonjak drastis, semua pengen menjadi kaya raya hanya dengan 1 kali tanam rica.
Dan terjadilah hukum demand and supply yg berakibat harga anjlok. Akibatnya bukan sejahtera yg didapat, tetapi derai air mata dan sejuta keluh kesah menyalahkan pemerintah.
2. Saat musim tertentu, berjuta2 ha lahan ditanami komoditas yg sama. Terjadi juga hukum demand and supply. Akibatnya sama dgn no. 1--> derai air mata.
3. Asal tanam dan tidak mau merubah pola pikir. Misalnya bagaimana cara meningkatkan produktifitas?
4. Tidak mau berinvestasi.
Bagaimana cara mengurangi biaya tanam, panen dan transportasi?
Atau dengan kata lain tidak mau berinvestasi secara cerdas.
Akibatnya, sdh bisa dipastikan, berulang kasus hujan derai airmata dan keluh kesah turunan.
5. Tidak mau berupaya mengolah hasil saat harga terjun bebas...
Dll...dll...
Dan terjadilah hukum demand and supply yg berakibat harga anjlok. Akibatnya bukan sejahtera yg didapat, tetapi derai air mata dan sejuta keluh kesah menyalahkan pemerintah.
2. Saat musim tertentu, berjuta2 ha lahan ditanami komoditas yg sama. Terjadi juga hukum demand and supply. Akibatnya sama dgn no. 1--> derai air mata.
3. Asal tanam dan tidak mau merubah pola pikir. Misalnya bagaimana cara meningkatkan produktifitas?
4. Tidak mau berinvestasi.
Bagaimana cara mengurangi biaya tanam, panen dan transportasi?
Atau dengan kata lain tidak mau berinvestasi secara cerdas.
Akibatnya, sdh bisa dipastikan, berulang kasus hujan derai airmata dan keluh kesah turunan.
5. Tidak mau berupaya mengolah hasil saat harga terjun bebas...
Dll...dll...
Lalu bagaimana cara membebaskan diri dari nasib turunan tsb.?
1. CERDAS-lah, kalau yg lain tanam padi jenis A, tanamlah ketan, beras merah, dll.
2. CERDAS-lah, kalau rica anjlok harganya, dikeringkan dan disimpan dgn baik agar harga tetap tersenyum.
3. CERDAS-lah, cari pasar sebelum tanam.
4. CERDAS-lah, melalui cara tanam tumpang sari.
5. CERDAS-lah, berinvestasi alat2 pertanian untuk mengurangi biaya tenaga kerja.
6. CERDAS-lah, dengan belajar kepada petani yg berhasil..bukan berkumpul sesama penderai air mata.
Dll..dll..
1. CERDAS-lah, kalau yg lain tanam padi jenis A, tanamlah ketan, beras merah, dll.
2. CERDAS-lah, kalau rica anjlok harganya, dikeringkan dan disimpan dgn baik agar harga tetap tersenyum.
3. CERDAS-lah, cari pasar sebelum tanam.
4. CERDAS-lah, melalui cara tanam tumpang sari.
5. CERDAS-lah, berinvestasi alat2 pertanian untuk mengurangi biaya tenaga kerja.
6. CERDAS-lah, dengan belajar kepada petani yg berhasil..bukan berkumpul sesama penderai air mata.
Dll..dll..
Intinya, jadi PETANI MODERN harus CERDAS.
Ayo bagikan tulisan ini ke seluruh petani, serta like or comment dibawah ini
Salam petani cerdas.
Konsultasi segala budidaya peningkatan hasil panen dengan pupuk organik : WA:087765430116
Tidak ada komentar:
Posting Komentar